Universitas Sriwijaya

Minggu, 20 Agustus 2017

Fakultas Pertanian

By Agustus 20, 2017
Contact
Gedung Fakultas Pertanian
Kampus UNSRI - Inderalaya, OI
Phone : 0711-580059
Fax : 0711-580276
Website: www.fp.unsri.ac.id


Sejarah

Sumatera Selatan adalah daerah agraris dan bagian terbesar dari penduduknya adalah petani. Kawasan pertanian di Sumatera Selatan sangatlah luas sehingga memerlukan tenaga yang memiliki kemampuan (skill) berilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjadikan Sumatera Selatan menjadi daerah yang unggul khususnya di bidang pertanian.
Hal inilah yang mendorong timbulnya ide di kalangan tokoh masyarakat Sumatera Selatan antara lain H. Achmad Bastari yang pada waktu itu menjabat Gubernur Kepala Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan Oembuh Alwie, pensiunan Kepala Dinas Pertanian Rakyat Pusat, untuk mendirikan Fakultas Pertanian di Palembang yang kelak diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang mampu membantu mengatasi berbagai masalah pada sektor pertanian secara umum (termasuk peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan). Ide ini kemudian menjelma menjadi gagasan untuk membentuk suatu Panitia Pendirian Fakultas Pertanian oleh Gubernur/KDH Provinsi Sumatera Selatan, pada tanggal 10 Mei 1962. Sebagai Ketua Panitia ditunjuk Oembuh Alwie, Sekretaris Ir. Bakry Hamid dan bendahara Ir. Soetrisno. Dengan surat keputusan Menteri PTIP Nomor 86/62 tanggal 25 Juli 1962 panitia tersebut disahkan menjadi Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Pertanian.
Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya berhasil didirikan, yaitu dengan Surat Keputusan Meneteri PTIP, ketika itu dijabat oleh Prof. Dr. Tojib Hadiwijdaja, Nomor 108/1963 tanggal 20 September 1963. Menurut surat keputusan itu Fakultas Pertanian didirikan pada tanggal 27 Agustus 1963. Upacara resmi pendirian Fakultas Pertanian Unsri dilakukan pada tanggal 26 September 1963 oleh Menteri PTIP Prof. Dr. Tojib Hadiwidjaja sebagai salah satu acara dalam memperingati Hari Tani Nasional. Dengan suatu surat keputusan dari Menteri PTIP ditunjuk sebagai Dekan pertama adalah Oembuh Alwie dan Ir. Bakry Hamid sebagai Pembantu Dekan.


Pimpinan

  • Dekan : Prof. Dr. Ir. Andy Mulyana, M.Sc.
  • Wakil Dekan Bidang Akademik  : Prof. Ir. Filli Pratama, M.Sc.,(Hons), Ph.D.
  • Wakil Dekan Bidang Kepegawaian dan Keuangan  : Dr. Ir. Satria Jaya Priatna, M.S.
  • Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni : Mochammad Syaifudin, S.Pi., M.Si., Ph.D.
Program Pendidikan

  • Program Studi Agronomi
  • Program Studi Ilmu Tanah
  • Program Studi Agribisnis
  • Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan
  • Program Studi Teknik Pertanian
  • Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
  • Program Studi Peternakan
  • Program Studi Budidaya Perairan
  • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
  • Program Studi Agroekoteknologi
  • Program Studi Magister Ilmu Tanaman (S2)
  • Program Studi Magister Agribisnis (S2)
  • Program Studi Doktor (S3) Ilmu-Ilmu Pertanian (S3)
Read More...

Sabtu, 19 Agustus 2017

Teknik Pertanian

By Agustus 19, 2017

VISI, MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIAN

a. Visi

Menjadi pusat studi dan aplikasi keteknikan pertanian untuk pengembangan Agroindustri berbasis sumber daya alam.

b. Misi

Mewujudkan Program Studi Teknik Pertanian sebagai sentra pendidikan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dibidang Teknik Pertanian
Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Tujuan
  • Menguasai teori-teori dasar bidang Teknologi Pertanian
  • Mempunyai kemampuan dan dapat mengembangkan diri mengenali, mengamati dan memecahkan masalah Teknik Pertanian
  • Mempunyai keterampilan dalam pendayagunaan dan pengembangan IPTEK Teknik Pertanian
d. Profil Lulusan
  • Profesional
  • Entrepreneur
  • Manajer
  • Akademisi dan Peneliti
e. Kompetensi Lulusan
1. Kompetensi Utama
  • Mampu mengidentifikasi, merumuskan, dan memecahkan masalah Teknik Pertanian dan Biosistem di lahan suboptimal, perkebunan dan agroforestri yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan
  • Memiliki sikap profesional
  • Berjiwa wirausaha
  • Tanggap terhadap perkembangan IPTEK
  • Mampu berkomunikasi dengan efektif dan mematuhi etika keteknikan.
2. Kompetensi Tambahan

  • Mampu menerapkan teknologi pertanian dalam bidang pengelolaan tanaman dan pengelolaan pangan dan Hortikultura.
  • Mampu mengembangkan dan aplikasi energi terbarukan pada bidang Teknologi Pertanian.
  • Memiliki moral yang baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • Kemampuan mental untuk kerja dilapangan
  • Mempunyai kemampuan manajerial.


Read More...

Universitas Sriwijaya

By Agustus 19, 2017
Ide untuk memiliki sebuah perguruan tinggi di Sumatera Selatan telah ada sejak awal tahun 1950-an, yang dicetuskan dalam suatu kesempatan resepsi perayaan hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952. Diprakarsai oleh beberapa orang pemuka masyarakat, menjelma menjadi kesepakatan untuk membentuk "Panitia Fakultet Sumatera Selatan". Menjelang akhir Agustus 1952, dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa yang pertama akan didirikan adalah fakultas ekonomi. Untuk itu dibentuklah "Panitia Fakultet Ekonomi Sumatera Selatan" yang dikelola oleh suatu yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama "Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti".
Pembukaan Fakultet Ekonomi secara resmi di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1953 dalam suatu acara yang dihadiri oleh Mr. Hadi, Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK), Drg. M. Isa (Gubernur Sumatera Selatan), Bambang Utoyo (Panglima TT II Sriwijaya) dan Ali Gathmyr (Ketua DPRD Sumatera Selatan).
Upaya melengkapi perguruan tinggi di Sumsel dilanjutkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti dengan membentuk Panitia Penyelenggaraan Fakultas Hukum. Pada tanggal 1 November 1957, bertepatan dengan perayaan Dies Natalis IV Fakultas Ekonomi, diresmikanlah fakultas tersebut dengan nama 'Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat".
Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan bantuan Penguasa Militer Teritorial II Sriwijaya yang memberikan bantuan keuangan unuk mendirikan gedung permanen Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti di Bukit Besar (kini Kampus Unsri Bukit). Upacara peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 31 Oktober 1957
Upaya selanjutnya adalah penegerian perguruan tinggi yang sudah ada tersebut. Dengan perjuangan gigih tokoh masyarakat Sumsel ketika itu, antara lain Kolonel Harun Sohar (Panglima selaku Ketua Paperda TT II/ Sriwijaya) dan A. Bastari (Gubernur), hambatan yang amsih ada untuk berdirinya universitas negeri di Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta bulan Desember 1959 menemui Menteri PPK (Mr. Moh yamin) berhasil memperoleh jaminan kesediaan pemerintah untuk mengambil alih Perguruan tinggi Syakhyakirti menjadi suatu universitas negeri. Dengan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960 (Lambaran Negara Tahun 1960 No. 135) akhirnya berdirilah Universitas Sriwijaya yang peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara penandatanganan piagam pendirian oleh Presiden Sukarno dengan disaksikan oleh Menteri PPK (Mr. Priyono) dan beberapa Duta Besar negara sahabat. Sebagai Presiden Universitas yang pertama diangkat Drg. M. Isa yang diangkat dengan Keputusan Presiden No. 696/M tahun 1960 tanggal 29 Okober 1960
Untuk memenuhi tuntutan perkembangan, Unsri kemudian merencanakan penambahan kampus, di luar Bukit Besar yang sudah ada, dengan membebaskan tanah seluas 712 hektar, di Indealaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (Sekarang Ogan Ilir-OI), pada tahun 1982. Pembangunan kampus baru ini dimulai pada tahun 1983 dengan bantuan dana Asian Development Bank (ADB), yang secara fisik baru dimulai pada tahun 1989 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. Gubernur Sumatera Selatan H Ramli Hasan Basri memberikan kuliah perdana menandai awal kegiatan akademik di kampus baru Inderalaya ini pada tanggal 1 September 1993. Pemanfaatan sepenuhnya fasilitas di Kampus Inderalaya dilaksanakan dengan Keputusan Rektor pada bulan Januari 1995 dimana ditetapkan bahwa terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995 semua kegiatan administrasi dan sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di Kampus Inderalaya. Peresmian Kampus Unsri Indralaya yang sesungguhnya baru dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 1997 oleh Presiden Soeharto.
Read More...